Biografi sejarah Guan yu (Kwan Kong)

Frans Hwang Ⓥ 19 November jam 21:15 Balas • Laporkan
Biografi sejarah Guan yu (Kwan Kong)















Guan Yu (160 - 219) adalah seorang jenderal terkenal dari Zaman Tiga Negara. Guan Yu dikenal juga sebagai Kwan Kong, dilahirkan di kabupaten Jie, wilayah Hedong (sekarang kota Yuncheng, provinsi Shanxi), ia bernama lengkap Guan Yunchang atau Kwan Yintiang (bernama asli ChangSheng).
Guan Yu merupakan jenderal utama Negara Shu Han, ia bersumpah setia mengangkat saudara dengan Liu Bei (kakak tertua) dan Zhang Fei (adik terkecil).Guan Yu pernah menjadi buron di distrik Zhuo. Sun Quan mengirimkan jenderal-jenderalnya menangkap Guan Yu dan kemudian menghukum mati Guan Yu beserta anaknya Guan Ping di Lingju..... Guan Yu Punya Istri? Sepengetahuan kita, Guan Yu diceritakan tidak mempunyai istri dalam cerita Samkok. Putra2-nya juga dikatakan sebagai anak angkat. Namun tidak begitu sebenarnya dalam sejarah yang sebenarnya. Guan Yu sebenarnya punya 2 istri, istri pertamanya bernama Hu Jin-ting merupakan ibu kandung dari Guan Ping dan Guan Suo. Hu Jin-ting meninggal sewaktu berada di Jingzhou. Sepeninggal Hu, Liu Bei menjodohkan seorang istri lagi bagi Guan Yu. Tidak ada catatan mengenai nama istri keduanya ini, namun istri keduanya ini melahirkan Guan Xing dan seorang anak perempuan. Jadi dugaan mengenai Guan Yu mempunyai anak perempuan memang benar adanya. Silsilah keluarga Guan Yu yang lebih teliti didapat dari nisan Guan Yu yang ditemukan secara tidak sengaja pada masa kekuasaan Kaisar Kangxi. Raja Shou Ju Dan di kampung halaman Guan Yu, Jiezhou menemukan papan nisan kuburan Guan Yu sewaktu menggali sumur. Di dalam dituliskan bahwa Guan Yu mempunyai istri dan anak kandung. Di dalam San Guo Zhi sendiri, pernah dicatat bahwa Guan Ping adalah anak kandung Guan Yu, bukan anak angkat seperti yang banyak dipercayai orang. Buku referensi yang dapat dibaca mengenai ini adalah buku "Han Shou Ting Hou Zu Xi Ji". Apakah Kwan Kong Benar Bermuka Merah? Setiap kali kita melihat foto, gambar maupun patung Kwan Kong, rata2 bermuka merah. Apakah Kwan Kong benar bermuka merah? Apakah ada tercatat dalam sejarah? Kwan Kong, salah satu tokoh sejarah paling terkenal dan dewa yang paling populer dipuja di masyarakat Tionghoa seluruh dunia. Ia adalah tokoh sejarah dari Dinasti Han (221 SM - 220 M). Kwan Kong sendiri hidup dari tahun 160 M sampai tahun 219 M. Memang bagi yang kenal dan mengetahui Kwan Kong, pasti telah terpatri kesan bahwa Kwan Kong bermuka merah. Kwan Kong bermuka merah sebenarnya ditambahkan Luo Guanzhong ke dalam novel Samkok yang mengambil referensi dari kebiasaan perwatakan karakter dalam opera tradisional. Jadi, Kwan Kong sendiri tidak tercatat bermuka merah di dalam sejarah asli. Namun dalam sejarah aslinya, ada disinggung mengenai janggut panjangnya, sebagaimana novel Samkok menggambarkan janggut panjangnya yang indah. Di dalam opera tradisional Tiongkok, warna muka merupakan satu penampakan watak karakter yang kuat. Misalnya Cao Cao selalu digambarkan bermuka putih, yang melambangkan kelicikannya. Kwan Kong bermuka merah melambangkan keberanian dan kesetiaan. Muka hitam malah melambangkan kebaikan, tegas dan berwatak kuat, misalnya Zhang Fei. Sedangkan orang tua biasanya digambarkan berwarna muka merah muda. Satu lagi yang paling menonjol perwatakannya adalah Hakim Bao. Hakim Bao yang dikenal ketegasan, keadilan dan wataknya yang kuat digambarkan sebagai hakim yang bermuka hitam. Padahal dalam catatan sejarah asli, Song Shi, Hakim Bao itu putih bersih orangnya. OOT: Dulu ada yang tanya ke saya, mengapa Hakim Bao punya tato bulan di dahinya. Saya jawab sekalian. Tato bulan ditambahkan karena dalam cerita novelnya, Hakim Bao adalah bertindak sebagai hakim di 2 dunia. Mengadili manusia pada siang hari dan mengadili roh-roh gentanyangan yang ingin mencari keadilan di malam hari. Jadi, tidak ada tato bulan pada dahi Hakim Bao yang pernah hidup di zaman Song itu. Legenda Guan Yu dari segi pandang Buddhisme Sangharama Bodhisattva adalah gelar atau sebutan lain untuk jendral ini. Jenderal yang sangat gagah dan setia ini menjadi pengikut Buddha setelah bertemu dengan seorang bhiksu bernama Pu Jing di gunung Yuquan. Saat itu arwahnya sedang menuntut balas atas perbuatan para jendral Wu yang memenggal dirinya. Ia berteriak "kembalikan kepalaku!!" Bhiksu Pu Jing lalu berkata, "Kepada siapakah Yan Liang, Wen Chou, dan para panglima lain yang kepalanya kau tebas berteriak?" Guan Yu lalu sadar dan berlindung kepada Sang Triratna dan Dhamma. Keberadaan Bhiksu Pu Jing sendiri disebutkan dalam sejarah dan tempat gubuknya berdiri di gunung Yuquan sekarang menjadi kuil Yuqua.

1 komentar:

  1. Dewa Kwan Kong, panglima perang yang sangat terkenal dengan keberanian dan kesetiaanya. Kami perajin patung kayu dari daerah Jepara memproduksi patung untuk keperluan pemujaan anda. Untuk referensi silahkan kunjungi website kami di http://www.jayaantikafurniture.com/ kami juga menerima pesanan pembuatan patung dari gambar atau desain anda, silahkan kontak kami di jeparacarving@yahoo.com atau Hp di 081390433160 dan pin BB di 76606632

    BalasHapus